03 Desember 2010

Tips Perjalanan Dengan Pesawat

Setelah packing barang-barang untuk persiapan berangkat hari Jumat ini, Aku langsung tidur. Sebenarnya yang packing juga bukan aku sih, semuanya istriku yang melakukan :-). Mohon dimaklumi, dua hari ini cukup sibuk dengan beberapa pekerjaan kantor yang memang sudah mendekati akhir tahun. Rencananya Aku sekeluarga hari ini akan berangkat ke Bandung. 

Banyak yang mesti dipersiapkan kalau berangkat bersama-sama dengan keluarga. Dari mulai mainan supaya tidak rewel di jalan, susu, jajan, serta Antimo untuk anak (bukan promosi... :-). Sebenarnya perjalanan yang berat buka pada saat dengan mengunakan pesawat, tetapi pada saat perjalanan darat dari Sawahlunto ke Padang dan dari Jakarta ke bandung.

Tetapi kalau untuk perjalanan darat mungkin Tips atau informasi sudah banyak yang menyajikan. Sehingga berikut saya akan membagi Tips Perjalanan dengan Pesawat hasil searching langsung dari sumbernya... Monggo....


Tips Perjalanan Dengan Pesawat

Perjalanan dengan Pesawat Terbang bisa merupakan suatu petualangan, dan sekaligus mempunyai resiko walaupun kecil. Sungguhpun naik pesawat terbang adalah cara yang aman untuk bepergian di zaman modern ini, tetapi suatu saat mau tidak mau mengalami suatu peristiwa dalam keadaan darurat. Disini ada beberapa tips untuk naik pesawat terbang dengan aman : 

1. Berusaha terbang dengan rute yang langsung (bukan melalui transit)
Takeoff, landing/pendaratan dan tahap penerbangan lain saat di landasan pacu mempunyai prosentase terbanyak dari kejadian kecelakaan pesawat terbang. Untuk mengurangi resiko ini maka pada saat perjalanan dengan pesawat agar memilih jalur langsung tanpa harus transit di bandara lain.

2. Memilih pesawat terbang yang berbadan besar
Pesawat terbang kapasitas penumpang di bawah 30 didalam perancangan tidak diperlukan aturan keras serta dalam urusan sertifikasi juga tidak terlalu ketat (dibanding pesawat berbadan besar). Selain itu secara statistik, di dalam suatu pesawat terbang berbadan besar, kita mempunyai keamanan yang lebih baik jika suatu saat terjadi peristiwa kecelakaan serius.

3. Memperhatikanlah penempatan dari pintu darurat
Instruksi Preflight bagi seorang yang sering naik pesawat kadang dianggap hanya sebagai berita ulangan. Padahal informasi yang diberikan mengenai posisi pintu darurat adalah sangat penting bagi keselamatan kita. Amati pintu darurat yang ada apakah berada didepan atau dibelakang kamu, kemudian hitung perkiraan berapa langkah jarak yang ditempuh.

4. Diam di tempat duduk dan selalu ikat dengan sabuk pengaman
Suatu rute penerbangan tertentu sebenarnya sudah diatur jalurnya beserta data lainnya berupa ketinggian maupun cuaca yang akan dilaluinya. Akan tetapi cuaca kadang berubah-ubah sehingga sering terjadi pergolakan yang tidak terduga. Dengan sabuk pengaman tetap dipasang maka perlindungan ekstra akan menjaga kita.

5. Jangan membawa barang terlarang
Barang bawaan yang boleh dibawa di kabin pesawat sudah ada peraturannya (bisa dilihat ditiket). Benda-benda tajam maupun benda gas tidak diperbolehkan dibawa. Maka pisah-pisahkan barang yang akan dibagasi atau yang dibawa sampai kabin pesawat. Jangan sekali-kali mengabaikan, hal tersebut akan menjadikan masalah saat pemeriksaan sekuriti bandara.

6. Jangan minum alkohol saat naik pesawat
Tekanan udara atau atmospir di dalam kabin hampir sama dengan ketinggian Denver. Alkohol yang anda konsumsi akan mempengaruhi sampai pada tingkat yang lebih rendah. Hal tersebut akan membuat mabuk, bisa jadi anda akan mengamuk di kabin pesawat.

7. Tetap menjaga kesadaran
Suatu kondisi keadaan darurat adalah sangat tidak kita inginkan, apabila mau tidak mau terjadi maka proses evakuasi akan dilaksanakan melalui pintu darurat. Dalam hal ini diperlukan kesadaran yang tinggi untuk membuat keputusan dan mengikuti arahan kru pesawat.

Sumber : www.bandara.info

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca juga